Archive for Uncategorized

Nasab

~

Beberapa kali terjadi di masyarakat kita atau bahkan kerabat dekat kita sendiri, akibat pergaulan bebas antara laki2 & perempuan yang belum terikat dalam pernikahan yang sah lalu kebablasan hingga terjadilah mempunyai anak diluar pernikahan.

Yang kerap diambil solusinya adalah :
– menyembunyikan anak tsb dengan cara dititipkan sejak bayi hingga dewasa, ke kakak atau adeknya yang kebetulan sudah ber-rumah tangga atau
– setelah laki2 yang berani berbuat tapi tidak berani bertanggung jawab pergi menghilang begitu saja lalu ada laki2 lain yang tampil sebagai “pahlawan” atau bahasa masa kininya adalah sebagai “caretaker” untuk menikahi perempuan yang sudah hamil oleh laki2 lain lalu meng-anggap anak yang ada dalam kandungan perempuan tsb adalah anak dari laki2 si pahlawan/caretaker tsb

Ini jelas MERUSAK NASAB.
Padahal Nasab itu sangat penting. Dengan nasab tsb bisa diketahui mana mahrom & mana yang bukan.

Jika solusi tersebut diambil karena atas dasar malu lalu dikemudian hari tidak ada yang memberi tau kepada si anak siapa sebenarnya orangtua kandungnya, bagaimana jika terjadi si anak suatu hari menyukai lawan jenis nya yang ternyata adalah 1 mahrom dengannya? Menyukai seseorang yang sebenarnya adalah kakak/adek kandungnya.

Atau sebaliknya, si anak meng-anggap keluarga yang selama ini adalah keluarga kandungnya, berjabat tangan atau mungkin berpelukan laksana kakak/adek kandung & meng-anggap mahrom padahal sebenarnya bukan.

Jadi, jika memang terjadi hal2 seperti itu :
– ber-tobatlah atas segala yang sudah terjadi
– informasikan dengan sejujurnya kepada si anak siapa orangtua kandungnya
– jika teteup menyembunyikannya, maka akan tambah berlipatlah dosa si orangtua kandung tsb

Malu kepada manusia bisa disembunyikan. Tapi pertanggung jawabkan kepada Allah bagaimana?

~

 

 

 

Advertisements

Leave a comment »

Sukses?

 

Wah, kamu sudah sukses ya skg?

Blum, sy blum sukses.

Sudahlah. Kamu sudah punya suami, punya anak, punya rmh, tdk ngontrak, punya kendaraan.

Blum, sy blum sukses.

Banyak org ingin sukses spt kamu, lengkap punya apa yg org lain inginkan

Blum, sy blum sukses.

Lho, lalu kamu mau apa lg?

Sy blum sukses.

Sy blum bs baca Qur’an.

Sy baca masih terbata2. Masih blum teratur kapan hrs di baca 2 harokat ato 3 ato 4 ato 5.

Sy blum paham hukum2 dlm bacaan Al Qur’an.

Apalagi mnambah hapalan.

Krn utk mnghapal hrs maksimal dulu mmahami hukum2 dlm mbaca Al Qur’an.

Blum lg tata cara sholat sy, baru benerin cara wudhu agar sholat sy sah.

Lalu blum puasa sy, masih blum mnambahkan pbanyak shaum sunnah.

Lalu blum shadaqah sy, masih shadaqah paling Rp 10,000 ato Rp 20,000 aja.

Lalu blum Umroh & Haji sy, blum sy perbaiki yg ssuai Sunnah.

Lalu blum pakaian sy, kadang masih pake warna2 yg terang benderang.

Lalu blum lisan sy, kadang krn sy terlalu diam akhirnya di anggap terlalu mnyendiri.

Lalu Tauhid sy, kadang masih ragu2 utk bisa mmutuskan suatu perkara krn takut kalo bukan di hari yg tepat maka akan kputusan yg di ambil justru akan mndatangkan musibah.

Lalu ke bida’ahan sy, kadang masih sskali kasih sumbangan utk acara2 bid’ah.

Lalu bakti sy kpd ortu, kadang blum rutin menengok ortu yg sdh tua.

Lalu bakti sy kpd suami, kadang masih suka blum nurut utk pake kaos kaki ktika sy mau kluar rmh utk skedar ke warung beli pulsa

Lalu cara didik sy kpd anak pdhal anak adalah amanah dr Allah tp sy malah ajak ke mall & belikan game pdhal hrsnya sy didik utk rutin dateng taklim & pbanyak hapalan Qur’an.

Lalu sholat malam (Tahajud) sy, spertinya hanya ktika galau, sy baru bs bangun malam utk Qiyamul Lail.

Lalu teman2 masa lalu yg laki2, walau hanya skedar tanya kabar, tp kami ssekali sms.

Lalu makanan yg terkadang sy beli ada yg mngandung brg haram spt rhum krn sy suka makan kue.

Lalu zakat mal (zakat harta) sy, hrsnya stiap jatuh tempo 1th 1x hrs sy kluarkan 2,5% tp kdang kluarkan kadang tdk.

Lalu utk hadir utk mnuntut ilmu, rasanya blum bs rutin krn rasa enggan yg masih mndominasi diri.

Lalu barang2 yg cukup bnyak di rumah yg sering sy beli tanpa mngutamakan sbenarnya perlu ato tdk brg yg sy beli tsb.

Waduh, tdk cukup catatan sy utk mnulis sbrapa bnyak yg masih blum sy tunaikan.

Lalu bgmn kamu bisa katakan bhwa sy sudah sukses?

Kesuksesan yg kamu utarakan td, ga ada yg akan sy bawa mati.

Sedngkan daftar yg blum sy tunaikan JUSTRU itu yg hrs nya jdi bekal sy pulang ke kampung akherat.

Bgmn kamu bs katakan bhwa sy sdh sukses?

Ketika banyak orang, banyak teman/sahabat/kerabat ingin spt sy mpunyai sgala, tp kamu liat sndiri bukan, brapa panjang daftar hal2 yg blum sy kerjakan.

Bgmn kamu bisa katakan bhwa sy sdh sukses?

Sy ingin sukses yaitu kesuksesan yg sbenarnya.

Sy ingin sukses yaitu slamat di dunia & di akherat kelak.

Sy ingin sukses yaitu masuk SurgaNya & terhindar dr api Neraka.

Itulah kesuksesan yg ingin sy raih krn itulah kesuksesan yg sbenar2nya …

 

— oOo —

 

 

 

 

 

Leave a comment »

kafarat

 

 

jemaah : Assalamu’alaikum ustadz.. Ana mau bertanya, jika sedang safar kan mendapat ru’soh untuk tidak shaum bgitu pula untuk ibu yg sedang menyusui .. nah pertanyaan ana adalah suami ana baru pulang dari safar dan ana sedang menyusui, boleh kah kami jima’ di siang hari? dan apakah terkena kafarat? sedangkan kami berdua tidak shaum dikarenakan sebab tadi. Jazakallah khairan ustadz atas jawabannya

 

ustadz : Diperbolehkan jima dan tidak terkena kafarat. Wallahu a’lam. Tapi tidak menghormati bulan puasa dan orang yg sedang berpuasa.

 

jemaah : tapi ustadz .. kan ga ada yg tau kalo kami mo “hubungan” suami istri di siang hari?

 

ustadz : lha karena antum tanya .. ana kan jadi tau ..

 

jemaah : …… gitu ya ustadz? …. 😀

 

 

Leave a comment »

sibuk

 

Sibukkan hari2 utk banyak2 :

  • menuntut ilmu
  • membaca buku syar’i
  • bergaul dgn teman yg sudah lebih dulu mengenal Salaf

 

Bukan sibuk mengisi hari2 dgn :

  • utk prempuan pergi kesana kmari tanpa mahrom
  • mencari pembenaran yg bisa menyetujui apa kehendaknya
  • mencari fatwa yg bisa memenangkan egonya
  • mencari pemakluman agar tujuannya tercapai walau di liputi oleh pelanggaran2 SyariatNya

 

 

— oOo —

 

 

Leave a comment »

test hati ini

 

Apakah hati kita sdh jujur?
Apakah hati kita sdh benar2 mencintai ISLAM?
Apakah kita sdh jujur mencintai Allah?

Tanya pd diri sndiri ……………..

 

 

 

Leave a comment »

motong hewan

 

Masih banyak di lakukan di negeri ini yaitu memotong hewan tp dengan alasan utk menangkal terhadap mara bahaya.
Padahal itu jelas ke syirikan.
Karna kita wajib memohon perlindungan hanya kpd Allah.
Dan yg bisa memberikan manfaat serta mendatangkan mudorot hanya dgn se ijin Allah saja.

 

Dari Ali bin Abi Thalib z, Rasulullah n bersabda:
لَعَنَ اللهُ مَنْ ذَبَحَ لِغَيْرِ اللهِ
“Allah melaknat orang yang menyembelih untuk selain Allah.” (HR. Muslim no. 1978)

 

Masuk Neraka karena Seekor Lalat
Dari Thariq bin Syihab, (beliau menceritakan) bahwa Rasulullah n pernah bersabda, “Ada seorang lelaki yang masuk surga gara-gara seekor lalat. Ada pula lelaki lain yang masuk neraka gara-gara lalat.”
Mereka (para sahabat) bertanya, “Bagaimana hal itu bisa terjadi, wahai Rasulullah?”
Beliau n menjawab, “Ada dua orang lelaki yang melewati daerah suatu kaum yang memiliki sesembahan selain Allah k. Tidak ada seorang pun yang diperbolehkan melewati daerah itu melainkan dia harus berkorban sesuatu untuk sesembahan tersebut. Mereka mengatakan kepada salah satu di antara dua lelaki itu, ‘Berkorbanlah.’ Dia menjawab, ‘Aku tidak punya apa-apa untuk dikorbankan.’ Mereka pun mengatakan, ‘Berkorbanlah walaupun dengan seekor lalat.’ Dia pun berkorban dengan seekor lalat sehingga mereka pun memperbolehkannya lewat dan meneruskan perjalanan. Karena itulah, dia masuk neraka. Mereka juga mengatakan kepada lelaki yang kedua, ‘Berkorbanlah.’ Dia menjawab, ‘Tidak pantas bagiku berkorban untuk sesuatu selain Allah k.’ Mereka pun memenggal lehernya dan karena itulah dia masuk surga.”

(HR. Ahmad dalam az-Zuhd [no. 15 & 16], Abu Nu’aim dalam al-Hilyah [1/203], dari Thariq bin Syihab, dari Salman al-Farisi z secara mauquf dengan sanad yang sahih)

 

 

 

 

Leave a comment »

semut

 

Mengamati semut yg ber-iringan di dinding.
Setiap kali ada semut dr arah yg berlawanan, mereka brenti sejenak.
Kita ga tau apa yg diperbuat semut2 tsb ktika brenti sjenak, apakah mrk saling mengucapkan salam?
Jika benar demikian, Wallahu a’lam, tentu manusia harus lebih mempraktekkan SunnahNya utk menebar salam.
Ucapkan salam ktika kita ber papasan dgn orang yg kita kenal maupun yg tdk kita kenal. Mulai hari ini.

 

 

Perintah dari Allah

Allah berfirman, “Maka apabila kamu memasuki (suatu rumah dari) rumah- rumah (ini) hendaklah kamu memberi salam kepada (penghuninya yang berarti memberi salam) kepada dirimu sendiri, salam yang ditetapkan dari sisi Allah, yang diberi berkat lagi baik.” (Qs. An Nur: 61)

Dari Abu Huroiroh, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidaklah kalian masuk surga hingga kalian beriman. Dan tidaklah kalian beriman hingga saling mencintai. Maukah kalian aku tunjukkan suatu amalan yang jika kalian kerjakan niscaya kalian akan saling mencintai? Tebarkanlah salam di antara kalian.” (HR. Muslim). Dari Abdulloh bin Salam, Rasulullah bersabda, “Wahai sekalian manusia, tebarkanlah salam di antara kalian, berilah makan sambunglah tali silaturahmi dan shalatlah ketika manusia tidur malam, niscaya kalian akan masuk surga dengan selamat.” (Shohih. Riwayat Tirmidzi, Ibnu Majah, Ahmad)

Dari artikel ‘Tebarkan Salam — Muslim.Or.Id

 

 

— oOo —

 

Leave a comment »